Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan

Straight and Cross over cable

Sebelum kita masuk ke tahap pemasangan kabel, kita harus mengetahui dulu apa fungsi dari masing-masing kabel itu. Berikut penjelasannya:
1. Straight over cable, merupakan jenis susunan kabel yang digunakan untuk menghubungkan antara perangkat yang berbeda, seperti komputer ke swith/hub, switch ke router, dsb. Banyaknya kabel yang dapat terhubung tergantung dari banyaknya konektor penghubung yang ada di switch.
2. Cross over cable, merupakan jenis susunan kabel yang digunakan untuk menghubungkan antara perangkat yang sama, seperti komputer dengan komputer, switch/hub dengan switch/hub, dsb, tetapi terbatas hanya untuk satu pasang saja.

Nah itu merupakan sedikit penjelasan tentang fungsi masing-masing dari kabel itu, sekarang masuk ke jenjang pemasangan penyusunan kabel. Sebenarnya penyusunan kabel itu terserah kita, mau warna apa aja, meskipun tidak sesuai aturan, hanya saja yang paling penting yaitu ujung-ujung kabel yang penting agar tidak tertukar. Berikut merupakan susunan kabel yang sudah sesuai standar:
1. Straight over Cable
Susunannya pada jenis kabel ini kedua ujungnya sama, yaitu: putih orange-orange-putih hijau-biru-putih biru-hijau-putih coklat-coklat



2. Cross over cable
Susunanya pada jenis ini adalah:
a. Pada ujung kabel pertama: putih orange-orange-putih hijau-biru-putihbiru-hijau-putih coklat-coklat
b. Pada ujung kabel kedua: putih hijau-hijau-putih orange-biru-putih biru-orange-putih coklat-coklat


Baca Kelanjutannya..

Perangkat Jaringan

Ok.. melanjutkan bahasan yang sebelumnya, kali ini saya akan menulis contoh-contoh perangkat jaringan...
Jadi apa bedanya dengan media jaringan?
Bedanya, media jaringan merupakan peralatan yang biasa digunakan untuk menghubungkan antar komputer secara dasar, sedangkan perangkat jaringan merupakan peralatan yang biasa digunakan untuk menghubungkan antar komputer dengan alat-alat yang lebih luas.
Berikut diantaranya contoh-contoh perangkat jaringan:

1. Perkabelan, merupakan hal utama yang harus ada dalam pengkoneksian jaringan. Jenis kabel yang digunkan antara lain UTP, STP, Coaxial, dan Fiber Optic
2. Konektor, perangkat yang dihubungkan dengan ujung kabel. Konektor yang biasa digunakan untuk jaringan adalah RJ-45 (untuk kabel UTP/STP), BNC/TBNC (untuk kabel Coaxial), RJ-11 (untuk kabel telfon)
3. HUB, sebagai pusat untuk menyambungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya. Paket data yang dikirim akan disebarkan terlebih dahulu ke beberapa komputer, sehingga seluruh komputer dapat membuka paket data itu.
4. Switch, sebagai pusat untuk menyambungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya. Paket data yang dikirim akan langsung dikirim ke komputer yang dituju.
5. Repeater, penguat sinyal apabila jarak jangkauan kabel sudah mencapai puncak. Contoh: jangkauan kabel UTP adalah 100M, dan jika kita membutuhkan kabel ini sejauh 150M maka setelah jarak 100M memakai repeater.
6. Bridge, untuk menghubungkan antara dua jaringan yang berbeda. Paket data yang dikirim langsung dikirim ke nomor jaringan lainnya.
7. Router, untuk menghubungkan antara dua jaringan yang berbeda. Paket data yang dikirim langsung dikirim ke tujuan pada jaringan lain.
8. Modem (MODulator EMulator), pengkonversi (pengubah) sinyal analog (dari kabel telfon) menjadi sinyal digital (yang ada dalam komputer) sehingga komputer yang kita gunakan bisa terkoneksi dengan bantuan kabel telfon.

Baca Kelanjutannya..

Media Jaringan

Jaringan itu adalah gabungan dari beberapa komputer dengan media jaringan serta protokol jaringan sehingga antar komputer bisa saling bertukar informasi.
Sekarang, apa saja media untuk jaringan itu???

Media jaringan merupakan media yang dapat digunakan untuk menghubungkan komputer yang satu dan yang lain sehingga antar komputer dapat melakukan pertukaran informasi. Media-media itu antara lain adalah sebagai berikut:
1. Perkabelan
- Kabel UTP (Unshielded twisted Pair), kemampuan jangkauan kabel max 100M. Mempunyai kelebihan diantaranya harganya lebih murah dan juga dipakai untuk membuat topologi star. Kekurangannya jenis kabel ini tidak terlalu kuat terhadap pengaruh efek listrik.
- Kabel STP (Shielded Twisted Pair), sama dengan kabel UTP, tetapi perbedaannya pada STP adalah memiliki lapisan Alumunium Foil sehingga tidak akan terlalu terpengaruh pada efek listrik. Harga lebih mahal dari UTP.
- Kabel Coaxial, kemampuan jangkauan kabel max 500M. Digunakan untuk topologi Bus dan Ring. Harga relatif rendah.
- Kabel Fiber Optic. Merupakan jenis kabel yang terbuat dari fiber, menggunakan cahaya sebagai pengirim paket data. Tidak akan terpengaruh oleh efek listrik, dan juga tidak akan cepat rusak. Tetapi untuk harga, kabel jenis ini bisa dibilang sangat mahal.
2. Konektor
- RJ-45, konektor penghubung untuk dipasang pada kabel UTP atau STP
- BNC, konektor penghubung untuk dipasang pada kabel Coaxial
- TBNC, konektor penghubung dengan bentuk huruf T sebagai penyambung antara tiga konektor BNC
3. Terminal
- Hub, mengirimkan paket data ke seluruh komputer sehingga semua komputer akan mendapatkan paket data yang dikirim si pengirim, kecepatan transfer data dibagi-bagi sesuai dengan jumlah komputer yang ada misalkan jumlah kecepatan transfer data 100Mbps dalam lab itu ada 10 komputer jadi untuk kecepatan transfer data ke masing-masing komputer itu adalah 10Mbps
- Switch, mengirimkan paket data langsung ketujuan yang dituju pengirim, kecepatan transfer data tetap karena yang dituju adalah satu tujuan
4. NIC (Network Interface Card), devices (perangkat) tambahan yang ada dalam komputer agar bisa digunakan untuk jaringan; tempat untuk memasukkan konektor dari kabel ke komputer.

Baca Kelanjutannya..

Jaringan LAN (Local Area Network)

LAN (Local Area Network) merupakan jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil.

Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :

1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi

Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.

Untuk mensetting jaringan LAN hanya sebatas satu komputer ke komputer lainnya, kita bisa mengikuti cara berikut:
1. Masuk ke Control Panel
2. Ganti tampilan menjadi Classic agar lebih mudah
3. Pilih Network Connection
4. Masuk pada pilihan jaringan internet yang aktif
5. Untuk melihat IP kita, masuk ke tab support, maka akan tampil IP yang kita gunakan atau tidak ada angka-angka IP jikalau komputer kita belum disetting IP-nya
6. Untuk mengganti IP kita masuk ke tab General lalu pilih Properties
7. Putar roll mouse ke bawah hingga muncul pilihan Internet Protocol (TCP/IP)
8. Pindahkan tanda ke Use the following IP address
9. Isikan IP yang kita inginkan, contoh jika tidak tersambung jaringan secara WAN: IP= 192.168.1.1 lalu komputer 2 diisikan dengan IP = 192.168.1.2 dst. lalu untuk Subnet Mask akan terisi secara default jika kita menekan tab dengan angka 255.255.255.0
10. Klik Ok
11. Cek apakah komputer kita tersambung dengan komputer lain dengan masuk ke Command Prompt atau CMD (bisa dengan cara tekan Windows+R lalu ketikkan cmd dan tekan enter)
12. Ketikkan "ping 192.168.1.2" lalu tekan enter
13. Apabila terdapat tulisan "Reply from 192.168.1.2: Bytes=32 Time=<1 ttl="60"> maka komputer kita telah terhubung dengan komputer yang ada disebelah kita
14. Apabila terdapat tulisan "Request Timed Out" maka ada kesalahan pada saat kita menyetting IP kita
15. Apabila terdapat tulisan "Destionation net Unreacheable" maka kabel jaringan yang dipasangkan pada komputer kita belum dipasangkan


Baca Kelanjutannya..

Cara-cara Trouble Shooting PC

Apabila terdapat masalah pada komputer kita, kita sebaiknya tidak langsung memvonisnya CPU ini rusak atau komputer ini rusak, karena kemungkinan hanya ada beberapa komponen saja yang rusak atau malah kesalahan itu hanya ada pada kabel-kabel yang longgar. Oleh karena itu, disarankan agar kita dapat melakukan trouble shooting PC sendiri (sudah tahu dasar-dasarnya tentunya) agar kita tidak hanya keluar uang untuk melakukan sesuatu.

Berikut ini adalah cara-cara yang mungkin anda bisa lakukan untuk melakukan trouble shooting (mendiagnosis permasalahan) PC:
1. Lepas kabel-kabel dari power supply yang menuju ke Motherboard, Harddisk, CD-ROM, floppy disk, kipas, dll.
2. Lepas kabel-kabel data dari Motherboard yang menuju Harddisk, CD-ROM, dan floppy disk.
3. Cari kabel atau kawat ukuran kira-kira 1,5 cm, kupas ujung-ujungnya
4. Lihat port power supply yang paling panjang
5. Cari port mana yang tersambung kabel warna hijau dan hitam
6. Masukkan salah satu ujung kawat ke port kabel warna hijau dan satu lagi ke port kabel warna hitam
7. Hubungkan arus listrik kepada Power supply (perhatian kawat tadi jangan dipegang, karena arus akan mengalir dari sana)
8. Apabila kipas Power Supply berputar maka Power Supply dalam keadaan OK-OK aja
9. Pasang RAM, Processor serta Heatsink pada Motherboard
10. Pasangkan Port dari Power Supply ke Motherboard, nyalakan komputer
11. Apabila kipas processor berputar maka Motherboard, dan Processor dalam keadaan baik
12. Pasangkan port VGA dari monitor, dan keyboard ke port I/O Motherboard, kembali nyalakan komputer
13. Apabila terlihat sampai proses POST, masuk ke BIOS, dan jika telah masuk, maka VGA dan RAM dalam keadaan baik
14. Pasangkan kabel kabel yang terhubung dari Motherboard ke Harddisk, CD-ROM, dan Floppy disk, dan nyalakan komputer
15. Apabila komputer menyala sampai desktop maka Harddisk dalam keadaan OK
16. Masukkan CD dan Disket, dan lihat di Windows Explorer
17. Apabila data yang ada dalam CD dan Disket tampil, maka CD-ROM dan Floppy disk dalam keadaan baik
18. Sekian langkah-langkah awal untuk trouble shooting PC yang saya ketahui

*) Tanda-tanda apabila salah satu komponen tidak berfungsi
a. Power Supply, kipas tidak akan berputar apabila telah dilakukan prosedur diatas
b. Motherboard, kipas pada Processor tidak akan berputar sama sekali, tercium bau asap pada motherboard
c. Processor, kipas pada processor akan berputar dalam satu detik dan akan berhenti kembali
d. RAM, pada saat komputer dinyalakan, layar monitor tidak akan menampilkan apapun
e. VGA, sama seperti RAM
f. Harddisk, akan muncul tulisan "Disk boot failure" (apabila sudah ada OS sebelumnya)
g. CD-ROM, data tidak akan terbaca
h. Floppy disk, data tidak akan terbaca



Baca Kelanjutannya..
Template by - Aaslin sathrak - 2008